Kamis, 19 Februari 2015

Buat yang Mengantar Surat-surat #21


Selamat sore, Bosse! Bagaimana kabar hari ini? Masih semangat mengantar surat-surat dari kami--para pecinta--bukan? Aku senang sekali, akhirnya bisa mengirim (atau lebih tepatnya membalas) surat untuk Bosse.

Seperti yang aku dan para pecinta lain ketahui, Bosse dan seluruh tukang pos @PosCinta mengadakan gathering yang mempertemukan para pecinta di 1 Maret nanti. Seperti halnya tahun lalu, kota yang terpilih menjadi tempat kopi darat masih Bandung. Karena menurut Bosse, Bandung merupakan kota yang sarat akan cinta. Dan, seperti halnya tahun lalu, aku yang berdomisili di Surabaya, sayangnya tidak dapat menjumpai Bosse dan kawan-kawan pecinta lainnya. Sebab jarak dan waktu yang membentang.

Sedih? Tentu saja. Bosse tak punya ide betapa aku sangat ingin bertatap muka dengan Bosse dan para tukang pos yang saban hari tak kenal lelah menyampaikan surat-surat cinta dari masing-masing pecinta. Aku ingin tahu, seperti apakah suara merdu kak @ikavuje saat melantunkan lagu. Juga ingin tahu, seperti apa kelincahan Bosse yang seringkali lompat-lompat di tumpukan surat. Juga ingin tahu, seperti apa cinta yang ditaburkan kawan pecinta pada dunia nyata. Seandainya saja Surabaya-Bandung dapat ditempuh dalam sekejap mata, mungkin aku tak akan berpikir dua kali untuk meramaikan gathering bersama Bosse dan para pecinta. Mungkin aku tak akan sesedih ini karena dua kali absen pada acara yang paling ditunggu selama bulan Februari. Tapi, tak apa. Seperti apa yang diucap Rayi, Asta, dan Nino, "Jarak dan waktu takkan berarti, karena kau akan selalu di hati."

Bosse, kalau aku diperbolehkan meminta, aku inginkan satu saja: adakan gathering @PosCinta di Surabaya. Karena yang perlu Bosse ketahui, Surabaya tak hanya terkenal sebagai kota Pahlawan. Surabaya juga memiliki banyak pecinta yang penuh cinta. Bosse harus merasakan cinta kami. Aku serius, Bosse. Kita, pecinta dari Surabaya, memiliki banyak cinta untuk Bosse, dan, kawan pecinta lain yang mungkin masih sendiri. (Eh?)

Maaf karena harus absen lagi tahun ini, Bosse. Doakan saja tahun depan aku bisa hadir menemui Bosse dan kawan-kawan, ya!



Malang, 19 Februari 2015.
Dari yang ingin sekali hadir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar