Senin, 24 Februari 2014

Aku Terpukul #24


Halo, lelaki berparas tampan dengan tingkah menyenangkan.
Saat aku melihatmu untuk pertama kalinya, tak terpikir sedikitpun bahwa aku akan mengagumi indahmu. Namun lambat laun, dengan segala aksi lucu dan menggemaskan yang kau lakukan entah sadar atau tidak, perasaan itu terpancing juga.

Sebenarnya alasanku (dulu) menggemarimu adalah karena kau tegas dan lugas dalam berbicara. Tak pernah berbelit-belit. Ditambah lagi kelakuan-kelakuan aneh yang kadang tanpa sadar kau lakukan. Seakan hilang apa yang dikatakan dengan jaim dalam dirimu.

Namun, sore tadi, aku seolah dihantam kenyataan. Keras. Dan membuatku terpukul. Makin ke mari tingkahmu makin tak selelaki dahulu. Tentu saja aku terkejut. Siapa yang mengira seseorang sepertimu akan bertingkah seperti itu.

Sungguh disayangkan bahwa kau meleset sedikit agak jauh dari yang selama ini kuharapkan.



Surabaya, 24 Februari 2014.
Dari yang sempat membangga-banggakan ke-tidak jaim-anmu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar