Jumat, 02 November 2012

#2. Seandainya Mudah

Halo.

Ketika kubuka kembali kotak makan merah dengan logo sebuah brand susu di tutupnya, aku menemukan banyak sekali bintang. Kutumpahkan ia dalam kasurku dan kuteliti satu persatu. Ada berbagai macam emotikon tertulis di atasnya. Dan, ada beberapa bintang yang memiliki huruf. Oh, ternyata itu nama kita.

Ya, aku ingat bagaimana kau membuatkanku satu demi satu bintang-bintang itu. Tak ada yang dapat dilakukan, katamu. Kau sungguh tahu pasti aku sangat menyukai bintang. Itulah alasanmu kumpulkan bintang kertas yang kau buat atas dasar 'iseng' yang mampu buatku tersenyum dan bahagia hingga saat ini.

Bintang-bintang kertas itu, saksi bisu bagaimana kau dulu sangat menyayangiku sedemikian hebat. Ketika sesuatu merusak mood-ku, yang kau lakukan cukup menyobek kertas dan membuatkan benda kecil itu. Sederhana, namun berarti. Tidak pernah gagal membuatku tersenyum dan mengembalikan moodku.

Andai perbaiki hubungan ini semudah menyusun namamu dan namaku yang tertera di atas bintang-bintang itu.


Tertanda,
Aku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar