Selasa, 05 Februari 2013

#14. Memori. Kenangan. Nostalgia.

Halo.

Maafkan aku yang belum bisa menghapus kau dari benakku, walau seseorang telah coba tawarkan cintanya untukku. Aku tak bisa. Dia bukan kau, yang dapat membuatku terjatuh untuk sekian lama.

Aku tak bisa secepat itu merasa cocok dengannya, tak seperti denganmu. Kau punya mantra ajaib yang membuatku merasa klik saat dulu kau coba tawarkan cintamu. Entahlah, aku tak bisa paksakan perasaanku untuknya, karena dia bukan kau, yang mampu membuatku berikan seluruh perasaanku tanpa sedikitpun paksaan.

Mungkin terdengar sedikit konyol dan kekanak-kanakan, tapi aku ingin ceritakan beberapa hariku bersama dia padamu, hanya agar aku tahu kau masih cemburu padaku atau tidak.

Ah, mana mungkin aku bisa ceritakan bagaimana kedekatanku dengan lelaki lain padamu. Aku tidak akan tega melihat wajah cemburumu yang lucu dan membuatku ingin mencubit hidungmu yang kusukai itu.

Telah lama ku tahu engkau punya rasa untukku
Kini saat dia tak kembali
Kau nyatakan cintamu
Namun, aku takkan pernah bisa..
Ku takkan pernah merasa
Rasakan cinta yang kau beri
Ku terjebak di ruang nostalgia
Semua yang kurasa kini..
Tak berubah sejak dia pergi..
Maafkanlah ku hanya ingin sendiri ku di sini..


Tertanda,
Aku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar