Jumat, 01 Maret 2013

#20. Terombang-ambing

Halo.

Lelaki yang dulu pernah dekat denganku dan kujadikan alasan berakhirnya hubungan kita (walau sesungguhnya tidak), kini aku sudah benar-benar berhenti menyukainya. Aku hanya menyukainya, mungkin mengaguminya, namun aku tidak pernah menyayanginya. Dia ada ketika aku kau tinggalkan. Kau biarkan begitu saja tanpa ada kabar yang jelas dan dengan perlakuanmu yang, ya, seperti yang kau tahu. Namun kini, aku sungguh-sungguh berhenti menyukainya.

Lelaki yang kusayangi dan kucintai selama ini tentu saja hanyalah kau.
Walau seperih apapun luka yang kau torehkan, rasa ini tidak pernah hilang, dan tidak bisa hilang walau sudah kupaksakan berulang kali.

Aku ingin kembali dalam pelukanmu. Namun tak mungkin aku katakan, karena aku masih dalam kepura-puraanku melepaskanmu.

Mungkin suatu waktu jika aku sudah tak sanggup lagi berpura-pura, aku akan mengatakannya langsung di depan matamu. Di depan tubuhmu. Di mana mata kita akan saling bertautan dan (dalam khayalanku) kau memelukku seraya tersenyum.


Tertanda,
Aku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar